Senin, 04 Mei 2015

Peran Komunikasi dalam Organisasi


- Definisi Komunikasi

Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal.

-Komponen Komunikasi

Komponen komunikasi adalah hal-hal yang harus ada agar komunikasi bisa berlangsung dengan baik. Menurut Laswell komponen-komponen komunikasi adalah:
  • Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain.
  • Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain.
  • Saluran (channel) adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi antar-pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/suara.
  • Penerima atau komunikate (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain
  • Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang disampaikannya.
  • Aturan yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana komunikasi itu akan dijalankan ("Protokol")

Peran komunikasi didalam sebuah organisasi sangatlah penting. Karena, didalam setiap organisasi pasti dibutuhkan kesatuan tekad dan tujuan dalam menentukan arah dari organisasi itu sendiri. Jika setiap individu didalam sebuah organisasi tidak dapat berkomunikasi untuk dapat menyatukan pendapat, maka sudah pasti akan menjadi sebuah hambatan yang sangat besar bagi kelangsungan organisasi tersebut.
Sementara itu, komunikasi juga dibutuhkan bukan hanya didalam sebuah organisasi atau internal. Tapi, komunikasi yang baik juga diperlukan untuk membawa sebuah organisasi tersebut kedalam masyarakat dan diperlukan komunikasi yang baik sehingga masyarakat mengetahui apa maksud serta tujuan yang akan dijalankan oleh sebuah organisasi agar masyarakat pun mendukung atau bahkan ikut membantu jalannya kelangsungan kegiatan organisasi yang dilakukan.
Dalam sebuah organisasi, komunikasi dari atas ke bawah harus terjalin dengan sangat baik. Ini sangatlah penting agar menghindari terjadinya ‘pembangkangan’ dari bawahan kepada atasannya. Dan agar terjadi pertukaran pendapat yang baik, maka diperlukan komunikasi dua arah sehingga anggota pun ikut terlibat dalam jalannya organisasi.
Maka bisa dikatakan komunikasi yang baik didalam sebuah organisasi baik di lingkungan internal organisasi (anggota-anggotanya) dan keluar organisasi atau komunikasi dalam pengimplementasian suatu organisasi tersebut kedalam lingkungan sangat berperan penting. Karena, dengan dibangun dengan komunikasi yang baik, maka sebuah organisasi akan menjadi solid dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan pun akan berjalan dengan lancer karena masing-masing anggota telah mempunyai sebuah chemistry tersendiri dengan rekan-rekan organisasi lainnya.

ORGANISASI YANG INGIN SAYA DIRIKAN

Saya ingin mendirikan organisasi Pelestarian Lingkungan yang bertujuan untuk mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya.


Senin, 30 Maret 2015

Kesenian Degung

Degung adalah gamelan khas tradisional dari Jawa Barat. Kata degung berasal dari akronim Deg ngadeg ka nu Agung (ngadeg artinya berdiri dan agung artinya megah). Selain itu, asal kata degung juga berasal dari tumenggung. Sebabnya, zaman dahulu musik ini sangat disukai oleh para pananggung(menak atau bangsawan). Misalnya saja Bupati Bandung R.A.A.Wiranatakusumah V yang suka mendokumentasikan beberapa lagu.Dalam Kamus susunan H.J Oosting (1879) kata degung berasal dari kata De Gong (bahasa Belanda) yang artinya penclon-penclon yang digantung.
Gamelan dengung yang berkualitas bagus terbuat dari bahan perunggu. Adapun gamelan yang memakai bahan besi dan kualitas yang lebih biasa (rendah) dimaksudkan agar gamelan bisa lebih terjangkau oleh masyarakat.

Adapun alat-alat degung adalah sebagai berikut :
1. Bonang, yang terbagi jadi 14 penclon. Mulai dari nada mi sampai nada la besar.
2. Cempres, Yang terbagi menjadi 14 belah nada. Dimulai dari nada mi kecil sampai nada la rendah.
3. Panerus, Bentuk dan jumlah nadanya sama dengan saron, hanya biasanya hanya berbeda oktafnya saja.
4. Jengglong, yang terbagi menjadi 6 bilah. Disimpan dengan cara digantung atau disimpan seperti bonang gamelan pelog (disimpan diatas benang).
5. Goong, awalnya hanya memakai gong besar, tetapi sekarang banyak yang memakai kempul seperti yang digunakan oleh gamelan pelog.
6. Suling, didalam gamelan degung, digunakan suling yang mempunyai 4 lubang.
7. Kendang, fungsi kendang adalah sebagai pengatur ritme.

Gamelan degung sekarang sering dipakai untuk mengiringi lagu-lagu non klasik dalam acara-acara hajatan. Pola lagu yang dibawakan banyak yang mengadaptasi pola kliningan. misalnya gending, catrik, kulu-kulu, Cirebonan, Banjaran, dan Jipang lontang.
Hal yang ironis yaiu kurangnya minat generasi muda untuk melestarikan budaya ini, dan malah lebih dibesarkan oleh pihak asing. Maka dari itu, perlu adanya perhatian dari generasi muda supaya budaya-budaya di seluruh Indonesia tetap dilestarikan. Bukan hanya kesenian degung dari Jawa Barat, tetapi kesenian-kesenian dari berbagai daerah lainnya. Agar tidak ada lagi kesenian khas daerah dari Indonesia yang punah atau malah diakui oleh negara lain.

Sabtu, 07 Februari 2015

Pascal

Pascal adalah salah satu bahasa pemrograman tingkat tinggi yang diciptakan oleh professor Niklaus Wirth pada tahun 1971 dengan nama pascal yang adalah nama seorang maematikawan asal prancis yang pertama kali menciptakan alat penghitung.

Bahasa pemrograman pascal memiliki susunan sintaks yang terstruktur. Penulisan program dapat dibagi-bagi kedalam beberapa prosedur dan fungsi.

Untuk anda yang ingin belajar bahasa pemrograman Pascal. Berikut saya berikan link untuk mendownload compiler pascal yang bernama Free Pascal Compiler.


FreePascal Homepage      |     DropBox


Terima Kasih. 


Program Menu dalam COBOL

Dalam kesempatan ini saya akan mencoba untuk membahas sebuah program menu pada bahasa pemrograman COBOL. Langsung saja, kodingan programnya adalah sebagai berikut :



Setelah kita membuat koding program cobol seperti gambar diatas, kemudian disave dengan ekstensi .cob dan compile dengan cobol compiler. Bila penulisan program sudah benar, maka akan muncul pesan sebagai berikut :

Dan jika telah muncul pesan “no errors or warnings” maka program telah siap untuk dijalankan. Untuk menjalankan programnya ketikkan perintah runcob namafile yang berekstensi .cob. dan akan muncul menu utama  sebagai berikut :


Gambar diatas dihasilkan dari koding dibawahnya. Bisa dilihat bahwa menu itu dideklarasikan didalam screen section dan diatur dengan fungsi Line & Column untuk mengaur letaknya. Setelah itu, untuk membuat tulisannya menjadi berwarna digunakan foreground. Dan jika ingin memberi background maka bisa ditambahkan fungsi background beserta warnanya. Pada tulisan main menu, ditambahkan fungsi underline agar hurufnya diberi garis bawah. Dan selanjutnya hanya diberi foreground dan background dengan nomor warna yang berbeda.
Didalam baris koding terakhir diatas, ada perintah “masukkan pilihan” yang akan disimpan didalam variabel PIL.
Kemudian, variabel ini nilainya akan dicek menggunakan statement kondisi sebagai berikut :

 Jika nilai PIL adalah 1, maka akan menuju prosedur A, atau jika PIL adalah 2, maka akan menuju prosedur B, jika nilai PIL 3 maka akan menuju prosedur C, dan jika selain itu maka akan menuju prosedur D.
Misalkan didalam pilihan menu utama kita masukkan selain dari 1 sampai 3, maka program akan menuju prosedur D. dimana prosedur D akan menampilkan pesan sebagai berikut :

Sesuai dengan yang dibuat didalam screen section, pesan yang disampaikan adalah “PILIHAN TIDAK TERSEDIA”. Dan jika pilihannya adalah 1, maka akan menuju program segitiga berlubang sebagai berikut :

 Program ini akan membuat sebuah segitiga berlubang seperti gambar diatas. program ini adalah hasil dari prosedur A yang kodingnya adalah sebagai berikut :
 Dalam prosedur A ini, akan diminta untuk memasukkan angka yang akan disimpan didalam variabel ANGKA. Setelah itu, program akan menentukan nilai awal masing-masing variabel.
-          AWAL = 1
-          BARIS = ANGKA
-          SPASI = 0
-          ALAS = ANGKA – 1
-          SPASI2 = 0
Didalam contoh gambar diatas, kita masukkan angkanya adalah 10. Berarti nilai dari variabel angka adalah 10 dan nilai BARIS adalah 10. Nilai dari ALAS adalah ANGKA – 1 berarti 9. Setelah itu ada DISPLAY SPACE yang berfungsi untuk memindahkan ke baris selanjutnya.
Kemudian akan menuju ke prosedur A1. Didalam prosedur A1 ini, akan dilakukan prosedur spas sebanyak baris times. Prosedur spas adalah untuk mencetak spasi. Setelah itu, program akan melanjutkan baris selanjutnya yaitu mencetak bintang “ *” kemudian akan menuju ke prosedur BINT. Didalam prosedur bint ada perintah untuk mengerjakan prosedur spas sebanyak spasi2 kali. Karena nilai dari spasi2 masih 0, berarti tidak akan mencetak spasi dan program akan menuju ke baris berikutnya dan mengecek apakah nilai dari awal = alas. Jika ya maka program akan mengerjakan prosedur A2 dan melewati prosedur CEK. Jika tidak, maka program akan masuk ke prosedur CEK dan akan menambahkan nilai-nilai dari variabel.
AWAL = AWAL + 1 : sehingga nilai awal sekarang adalah 2.
BARIS = BARIS + 1 : Nilai baris dikurangi 1 menjadi 9.
SPASI = SPASI + 2 : Sehingga nilai dari SPASI sekarang adalah 2.\
SPASI2 = SPASI – 2 : Nilai dari SPASI adalah 2 dikurangi 2 sehingga nilai SPASI2 akan tetap 0.
Kemudian program akan kembali ke prosedur A1 dan akan mengerjakannya kembali sampai nilai AWAL = ALAS. Bila nilainya sudah sama maka program akan menuju prosedur A2 untuk mencetak alas atau baris terakhir dari barisan bintang dan akan membentuk seperti alas segitiga.
Kemudian, bila input yang kita masukkan didalam menu utama adalah 2, maka program akan menuju ke array matriks sebagai berikut :
 Kodingannya adalah prosedur B sebagai berikut :
 Didalam program ini, diketahui nilai N = 4, dan nilai M=1. Kemudian akan dilakukan prosedur B1 sebanyak N yang mana nilai N adalah 4. Prosedur B1 adalah untuk menginput data yang akan dijadikan elemen matriks. Pada bagian display Y(m) adalah indeks dari matriks tersebut. Dimana setiap input nilai M akan ditambah 1 sehingga menjadi :

DATA KE-1 :
DATA KE-2 :
DATA KE-3 :
DATA KE-4 :
Karena nilai N hanya 4 berarti array ini maksimal hanya dapat menampung data sebanyak 4 buah. Setelah menginput keempat datanya, maka program akan berlanjut ke prosedur B2 untuk menampilkan kembali matriks tersebut dalam bentuk matriksnya.
Kemudian, jika pilihan yang kita masukkan adalah 3, maka program akan menuju ke prosedur C yaitu sebagai berikut :


Dan kemudian program pun akan keluar.

Rabu, 12 November 2014

Kalkulator Sederhana Dalam VB

Dalam program ini, kita akan membuat sebuah kalkulator sederhana. Program ini berada di form 2, dan masih satu project dengan program yang di atas. Kita buat desain form seperti gambar berikut :

Disini kita tidak memakai tombol, hanya 4 buah label, dan 4 buah textbox. Setelah itu, masukkan kodingan seperti dibawah ini :

Kodingan kita masukkan pada textbox3, disini eventnya adalah keypress, dan tombol yang dipakai adalah keyascii = 13 yaitu enter, jadi bila kita tekan enter pada textbox3, program ini akan berjalan.
Pertama kita deklarasikan 2 buah variabel yaitu bil1 dan bil2 yang bertipe data integer. Kemudian kita masukkan bil1 pada textbox1 dan bil2 pada textbox2. Setelah itu, kita gunakan select case untuk menentukan input pada textbox3 dan apa yang akan terjadi pada textbox4 jika input tersebut dimasukkan. Disini kita ada 4 case, yaitu :
Case “+”
Maka bil1 dan bil2 akan dijumlahkan.
Case “-“
Maka bil1 akan dikurangi bil2
Case “*”
Maka bil1 akan dikalikan dengan bil2
Case “/”
Maka bil1 akan dibagi dengan bil2
Dan hasilnya akan ditampilkan di textbox4. Jadi, pada textbox3 hanya 4 karakter diatas yang bisa diinput yaitu +,-,*, dan / . selain daripada itu, program tidak akan meresponnya. Untuk menjalankan program ini, Bila kita jalankan maka form1 akan muncul, kemudian kita klik tombol next, maka form1 akan hilang dan program ini akan muncul :

Kita masukkan di bilangan1 80, dan bilangan2 80, lalu kita masukkan operator tambah (+) kemudian tekan enter, maka hasilnya :

80 + 80 = 160. Maka di textbox4 akan muncul hasil dari 80 ditambah 80 yaitu 160. Program akan berjalan sesuai operator yang kita masukkan. Apakah +,-,* atau +.

Terima Kasih…..

Contoh Program Kondisi VB6

1.      Membuat Program Kondisi
Pada program ini kita akan membuat sebuah program yang nantinya akan menghitung jumlah nilai UTS, dan UAS yang akan dijumlahkan. Pertama, kita buat dulu desain form sebagai berikut :

Kita lihat, dalam gambar diatas ada 5 textbox, dan hasil input dari textbox tersebut semuanya akan kita tampilkan dalam sebuah messagebox beserta grade nilai yang kita dapatkan dari hasil UTS dan UAS. Bila sudah membuat desain form seperti diatas, masukkan kodingan seperti berikut :

Gambar diatas adalah kode untuk tombol proses. Jadi bila kita klik tombol proses, maka program inilah yang akan berjalan. Pertama kita deklarasikan beberapa variabel yang akan digunakan. Nama, kelas, npm, dan grade kita beri tipe data string, kemudian uts, uas, dan nilai kita beri tipe data integer karena variabel-variabel ini akan mengalami proses hitung. Kemudian masing-masing variabel kita masukkan pada textbox.
Variabel nama kita masukkan pada textbox1
Variabel kelas kita masukkan pada textbox 2
Variabel npm kita masukkan pada textbox 3
Variabel uts kita masukkan pada textbox 4
Variabel uas kita masukkan pada textbox 5
Setelah itu buat rumus untuk menghitung nilai dari variabel nilai. rumusnya adalah :
Nilai = (uts * 0.7) + (uas * 0.3)
Kemudian kita masukkan statement kondisi untuk menentukan data dari variabel grade. Dengan ketentuan :
Bila nilai >= 80 dan <= 100 maka grade = “grade anda A”
Bila nilai >= 70 dan <= 79 maka grade = “Grade anda B”
Bila nilai >= 60 dan <= 69 maka grade = “Grade anda C”
Bila nilai >= 50 dan <= 59 maka grade = “Grade anda D”
Selain itu grade = “Grade anda E”
Bila telah diketahui data dari variabel grade, maka semua data dari masing masing variabel akan dimunculkan di dalam messagebox.

Kemudian, coding diatas adalah untuk tombol clear, tombol Exit, dan tombol Next. Pada tombol clear, text1.text = clear, berfungsi untuk mengosongkan kembali masing-masing textbox yang tadi telah kita isi, kemudian pada tombol Exit akan muncul messagebox bertuliskan “Sampai Jumpa” sebelum keluar program. Lalu pada tombol Next, bila kita klik maka kita akan beralih ke form 2, dan form 1 akan otomatis keluar. Form 2 akan dibahas pada judul kedua nanti. Bila kita run program ini, maka akan tampil sebagai berikut :

Kita input dulu masing-masing data pada textbox, seperti nama, kelas, npm, sampai nilai uts dan uas. Setelah itu, kita klik tombol proses, maka akan muncul messagebox

Seperti itulah textboxnya, semua data yang kita masukkan pada textbox tadi akan dimunculkan di dalam messagebox, ditambah data dari variabel grade yang kita tentukan lewat statement kondisi tadi. Setelah itu, klik OK pada messagebox. Untuk membersihkan kembali semua textbox, kita klik tombol clear, maka akan semua textbox akan kembali bersih.
 Sekian penjelasan program kali ini, mohon maaf bila masih banyak kekurangan ya!

Terima Kasih!

Program Perulangan Bahasa Pemrograman COBOL.

Dalam kesempatan kali ini, kita akan membuat program segitiga menggunakan perulangan dalam bahasa cobol. Perulangan disini kita memakai varying, dan perform untuk memanggil sebuah paragraph/prosedur. Langsung saja, untuk membuat program ini, pertama kita buat dulu kodingannya dalam text editor sebagai berikut :
Jangan lupa perhatikan urutan divisi dan sectionnya, serta kolom ketika menulis program agar menghindari kesalahan saat dicompile. Jika sudah membuat program seperti diatas, buka command prompt dan masuk pada direktori cobol. Setelah itu, compile program, karena program ini saya berinama seg.cob, maka ketik “COBOL SEG.COB” untuk mengcompile program. Pastikan tidak terjadi error atau kesalahan ketika dicompile seperti gambar berikut :

Didalam dialog terdapat kalimat “no errors or warnings” artinya penulisan program bebas dari pesan kesalahan. Setelah itu, kita run program dengan mengetikkan “RUNCOB SEG.COB”. Maka akan muncullah output dari program berupa segitiga seperti gambar berikut :

LOGIKA PROGRAM.
Berikut adalah penjelasan program dari masing-masing division:
-          IDENTIFICATION DIVISION
Identification division adalah divisi dimana kita menuliskan identitas dari program yang kita buat, komentar, tanggal compile, dll. Tapi didalam program ini, kita hanya menuliskan program-id dan nama author saja. Sebenarnya masih banyak yang bisa kita tambahkan pada identification division ini, tergantung kebutuhan pemakai.
-          DATA DIVISION
A. WORKING-STORAGE SECTION.
Adalah section dimana kita mendeklarasikan variabel-variabel yang akan digunakan didalam program. Didalam program ini, dideklarasikan 3 buah variabel dengan level number 77. Level number 77 sendiri adalah untuk mendeklarasikan variabel yang berdiri sendiri(independent) dan ditulis didalam area A.
3 buah variabel yang dideklarasikan adalah:
K PIC 99 : variabel bernama K dengan tipe numeric dan mampu menampung 2 digit angka.
L PIC 99 : variabel bernama L dengan tipe numeric dan mampu menampung 2 digit angka.
J PIC ZZ : variabel bernama J dengan tipe receiving field yaitu penerima nilai dengan maksimum 2 karakter.
B. SCREEN SECTION.
Screen section berguna untuk mengatur dan mendeklarasikan tampilan-tampilan pada saat program berjalan. Didalam program ini didalam screen section hanya dideklarasikan CLS dengan statement “blank screen” yang berguna untuk mengosongkan layar.
-          PROCEDURE DIVISION.
Procedure division adalah tempat dimana kita mengatur susunan tampilan atau langkah-langkah yang akan program lakukan. Didalam program ini, dimulai dengan statement cls yang berfungsi untuk mengosongkan layar. Kemudian dibawahnya ada statement seperti berikut :
PERFORM TAMPILKAN.
Maksud dari statement ini adalah program akan mengerjakan prosedur TAMPILKAN terlebih dahulu sampai selesai. Dibelakang statement perform dan varying kita tidak berikan titik karena program atau statement itu masih menyatu. Jika diberikan titik maka akan error. Kemudian diketahui didalam statement varying, nilai L awal adalah 1 dan kondisi tidak terpenuhi dari nilai L adalah lebih dari 10, sedangkan untuk K nilai awal adalah 1 dan kondisi terpenuhi sampai nilai K lebih besar dari L. maka nilai K yang adalah 1 akan dipindahkan ke variabel J sehingga nilai J sekarang adalah 1. Ini sebenarnya tidak akan digunakan, karena yang dikondisikan hanya L dan K. kemudian program akan mencetak bintang dan satu spasi dibelakangnya. Karena nilai L sudah sama dengan K (sama-sama 1) maka program akan melakukan display space yang berfungsi sebagai enter.
*
Nilai L akan ditambah menjadi 2. Dan statement after kembali mengulang nilai dari 1, sehingga kali ini karena nilai L 2, maka segitiga akan tercetak sebanyak dua kali dalam 1 baris. Kemudian nilai L dan K telah sama-sama 2, maka program akan mengenter output kebawah dan menambah nilai L dari 2 menjadi 3.
*
* *
Nilai K kembali menjadi 1, dan sekarang segitiga akan tercetak sebanyak 3 kali. Dan nilai L dan K sekarang telah sama-sama 3, maka akan kembali enter.
*
* *
* * *
Nilai L menjadi 4 dan nilai K kembali menjadi 1, sekarang segitiga  tercetak sebanyak 4 dalam satu baris.
*
* *
* * *
* * * *

Dan begitupun seterusnya sampai nilai L lebih dari 10. Bila nilai L sudah lebih dari 10, maka program akan selesai karena kondisi/syaratnya tidak terpenuhi lagi.
Sekian dari saya, mohon maaf bila ada kekurangan atau kesalahan dalam menjelaskan program.

Terima Kasih.